Sobat Pesona,

Balai Perhutanan Sosial (PS) Palembang mengikuti rapat Project Coordination Committee (PCC) Proyek NTFP AFoCO secara daring pada Rabu, 1 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Tim Sekretariat AFoCO dan tim pelaksana kerja sama hibah proyek AFoCO/035/2022, dengan fokus pada evaluasi capaian kegiatan dan laporan keuangan tahun 2025 serta penyusunan rencana kerja tahun 2026.

Kepala Balai PS Palembang, Bayu Subekti, selaku Country Project Manager, menyampaikan berbagai capaian kegiatan sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut meliputi penguatan kelembagaan kelompok tani melalui kunjungan lapangan ke kelompok masyarakat yang telah berdaya guna dan mandiri, dokumentasi praktik baik pengelolaan rotan penghasil jernang, penyusunan laporan market linkage untuk komoditas jernang, serta pembangunan website proyek dalam rangka diseminasi informasi Balai.

Selain capaian, turut dibahas sejumlah tantangan dalam pelaksanaan kegiatan tahun 2025, di antaranya keterlambatan waktu pelaksanaan akibat reorganisasi Kementerian serta proses pencatatan keuangan pada DIPA satuan kerja.

Dr. Junghwan Park, selaku NTFP Project Manager AFoCO, menyampaikan apresiasi kepada Balai PS Palembang atas upaya dalam melibatkan berbagai pihak (multipihak) dalam pelaksanaan proyek. Ia juga mendorong agar seluruh output yang telah ditetapkan dapat diselesaikan tepat waktu, mengingat proposal pembangunan Pusat Inkubasi telah disetujui oleh AFoCO. Dengan persetujuan tersebut, Balai PS Palembang memperoleh tambahan pendanaan untuk pembangunan Pusat Inkubasi Bisnis yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026.

Dalam rapat tersebut, turut dibahas dan disepakati pengajuan perpanjangan durasi proyek tanpa penambahan pendanaan, dari April 2026 hingga Desember 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Balai PS Palembang dalam mendorong pengembangan usaha perhutanan sosial berbasis hasil hutan bukan kayu (HHBK) secara berkelanjutan.